JEPARA — Gelaran Jepara International Furniture Buyer Week resmi digelar di Gedung Wanita Jepara, Minggu (8/3), dan berlangsung hingga 11 Maret 2026.
Kegiatan ini diikuti 45 peserta pameran, baik yang menampilkan produk di meeting point maupun melalui program in-house visit ke showroom dan sentra industri.
Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna, jajaran Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Disperindag Provinsi Jawa Tengah, Bank Jateng, HIPMI Jawa Tengah, asosiasi industri, serta pelaku usaha furnitur.
Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna menegaskan industri furnitur dan ukir Jepara merupakan identitas daerah sekaligus sumber ekonomi masyarakat sehingga membutuhkan dukungan ekosistem yang kuat.
“Industri furnitur Jepara bukan hanya komoditas ekonomi, tetapi juga warisan budaya. Karena itu perlu dukungan kebijakan dan ekosistem agar mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.
Menurutnya, JIF-BuyWe menjadi ruang penting untuk mempertemukan pelaku usaha dengan buyer secara langsung sekaligus memperkuat promosi furnitur Jepara ke pasar dunia.



