1003473082
Kabar Populer

10 Menit, 1.000 Takjil “Sultan Margoyoso” Jepara Ludes Diserbu Ojol hingga Pekerja Pabrik

JEPARA – Seribu paket takjil gratis yang dibagikan “Sultan Margoyoso”, H. Abdul Wachid, ludes dalam hitungan sekitar 10 menit. Pembagian takjil itu diserbu para pengguna jalan di jalur Jepara–Kudus, tepatnya di kawasan Margoyoso, Kalinyamatan, Jepara, Minggu (15/3) petang.

Para penerima takjil datang dari berbagai kalangan. Mulai dari pengemudi ojek online, sopir bus, pekerja pabrik, tukang parkir, anak-anak, hingga warga yang sedang ngabuburit di kawasan Jepara selatan.

Aksi berbagi ini rutin dilakukan Abdul Wachid setiap hari selama Ramadan 1447 H. Setiap hari ia membagikan sekitar 1.000 paket takjil gratis berisi kurma, air mineral, hingga nasi dengan berbagai menu.

Jika diakumulasi selama Ramadan, anggaran yang dikeluarkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Alhamdulillah, hampir setiap hari saya lewat sini pulang kerja dan dapat takjil dari Kaji Wachid. Setiap tahun memang rutin,” kata Muasyaroh, seorang pekerja pabrik yang melintas di kawasan Margoyoso.

Diketahui, jalur Jepara–Kudus di wilayah Kalinyamatan memang padat menjelang waktu berbuka. Selain menjadi lokasi favorit ngabuburit, ruas jalan ini juga dilintasi ribuan pekerja pabrik dari wilayah Pecangaan, Kalinyamatan hingga Mayong.

Tak heran, pembagian takjil di tepi jalan tersebut langsung disambut antusias. Dalam waktu kurang dari 10 menit, seluruh 1.000 paket takjil sudah habis terbagi.

Abdul Wachid mengatakan kegiatan ini dilandasi semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Ia bahkan kerap turun langsung membagikan takjil ketika sedang berada di Jepara dan tidak memiliki agenda di Jakarta. Selain pengguna jalan, ratusan paket takjil juga disalurkan kepada jamaah Masjid Al Falah Margoyoso.

“Mohon doanya agar bisa istiqomah. Insyaallah setiap tahun kita upayakan jumlah takjil yang dibagikan semakin bertambah,” ujarnya.

Politisi Gerindra asal Margoyoso ini juga menggandeng berbagai pihak seperti Kementerian Agama, BPKH, dan sejumlah elemen masyarakat. Selain takjil, ia turut menyalurkan bantuan kurma dan mushaf Al-Qur’an ke masjid, musala, serta pondok pesantren di Jepara.

“Ramadan adalah bulan mulia. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan, dalam bentuk apa pun,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *