PADANG – 30 – 04 -2026,Wajah lalu lintas Sumatera Barat kini bergerak menuju era baru: modern, tertib, dan humanis. Di balik transformasi itu berdiri Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.dengan pendekatan kepemimpinan yang menyatukan tiga poros: *Inovasi Teknologi, Sinergi Lintas Sektor, dan Pelayanan Berbasis Empati.
Dalam beberapa pekan terakhir, rangkaian langkah strategis Ditlantas Polda Sumbar menegaskan komitmen mewujudkan ekosistem transportasi darat yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh masyarakat.
1. Penindakan Presisi: ETLE Handheld Tegakkan Hukum Tanpa Gaduh
Kombes Pol Reza mendorong modernisasi penindakan melalui optimalisasi ETLE Handheld. Teknologi ini menjadikan penegakan hukum lebih akurat, transparan, dan minim gesekan. Personel di lapangan berperan sebagai “mata digital” yang merekam pelanggaran berbasis data valid. Hasilnya: efek jera yang edukatif tanpa mengorbankan kelancaran arus.
2. Mengurai Simpul Kemacetan: Sinergi Tata Kelola Transportasi
Menyadari kemacetan kerap lahir dari tata kelola yang tumpang tindih, Kombes Pol Reza memimpin langsung Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas. Fokus utama: penertiban Terminal Bayangan dan revitalisasi Terminal Anak Air bersama Dishub dan pemangku kepentingan. Langkah ini mengembalikan fungsi jalan pada peruntukannya dan memastikan angkutan umum beroperasi pada koridor resmi.
3. “Polantas Menyapa”: Mengubah Wajah Pelayanan Publik
Sentuhan humanis terlihat dalam program *“Polantas Menyapa”*. Petugas hadir di titik layanan seperti pengurusan BPKB bukan untuk merazia, melainkan mendampingi dan mengedukasi. Sinergi dengan Bapenda dan Jasa Raharja dalam Tim Pembina Samsat Sumbar juga diperkuat, menciptakan layanan administrasi kendaraan yang terintegrasi, cepat, dan transparan.
4. Kampanye Keselamatan Berbasis Warga: Gandeng Aparatur Kelurahan
Terobosan preventif dilakukan dengan melibatkan Aparatur Kelurahan. Kombes Pol Reza meyakini edukasi paling efektif dimulai dari lingkungan terkecil. Kampanye keselamatan kini berbasis domisili, menyasar kesadaran kolektif warga melalui tokoh yang paling dekat dengan mereka. Hasilnya: pesan tertib berlalu lintas menjadi personal dan membumi.
5. Hadir di Titik Nadi: Penerangan Keliling yang Mengayomi
Implementasi di lapangan terlihat lewat Penerangan Keliling di pusat keramaian seperti Simpang Permindo Pasar Raya Padang. Himbauan tatap muka membuktikan Polri hadir bukan hanya saat menindak, tetapi untuk mengayomi dan melindungi setiap detik.
Pernyataan Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq:
“Kamseltibcarlantas adalah cermin peradaban. Kami tidak berhenti pada menindak. Kami membangun budaya berkendara yang selamat dan beretika. Setiap inovasi dan sinergi hari ini adalah ikhtiar menyelamatkan nyawa di hari esok.”
Rangkaian langkah ini menegaskan: di bawah komando Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, Ditlantas Polda Sumbar bertransformasi menjadi institusi yang menjaga jalan raya sekaligus menjaga harapan publik akan lalu lintas yang tertib, modern, dan penuh empati.
Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan untuk Kemanusiaan.



