Badai dan gelombang menyapu lebih dari 100 bagan nelayan tradisional diwilayah pulau Kabung.

Duka Melanda Nelayan Tradisional Pulau Kabung,” Lebih Dari 100 Bagan Nelayan Hancur Dihajar Gelombang

Bengkayang-Provinsi Kalimantan Barat,Kabupaten Bengkayang Kecmatan Sungai Raya Kepulauwan

11 November 2020 Duka di Pulau Kabung,”Berita duka dari pulau kabung seharusnya menjadi perhatian bersama baik dari pemerintah daerah kabupaten, provinsi sendiri,” Badai dan gelombang menyapu lebih dari 100 bagan nelayan tradisional diwilayah pulau Kabung.

“Beberapa warga masyarakat nelayan tradisional yang mendapatkan musibah ini berharap agar kiranya pemerintah serta intansi-intansi terkait melihat kondisi keadaan mereka alami dengan kejadian yang terjadi menimpa mereka yang hampir selama ini luput dari perhatian pemerintah kabupaten,hingga provinsi.

“Salah satu perwakilan masyarakat pulau Kabung yang juga Aktivis lingkungan sdr,Dehki menjelaskan kepada awak media sebelum berita ini diterbitkan,11 November 2020,” Pulau Kabung memiliki potensi yang luar biasa jiaka di kelola sebab semua masyarakat yang berdomisili rata-rata adalah masyarakat nelayan tradisional yang bergantung pada hasil melaut,dengan kejadian yang karap terjadi menimpa mereka hampir luput dari perhatian pemerintah daerah,provinsi selama ini maka warga nelayan pulau Kabung, pesisir Kabupaten Bengkayang, akhirnya sepakat ntuk membentuk Forum Masyarakat Peduli Pulau dan Pesisir (FMP3)
Kabupaten Bengkayang, didampingi oleh Ormas KITA ( Kerapatan Indonesia Tanah Air),”Ungkap Aktivis Lingkungan Dehki

“Selain itu juga PW SNNU ( Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama ) Kalimantan Barat, dan RKIH ( Rumah Kreasi Indonesia Hebat/Relawan Jokowi-Amin 2019 ).
Dengan tujuan utama adalah hadir untuk sedikit membantu kesulitan warga nelayan akan derita yang dialami dan mencarikan jalan solusi keluarnya.

“Melalui Coktang sekretaris forum FMP3 yang sudah belasan tahun tinggal di pulau kabung “dalam waktu dekat kita akan mengirimkan surat kepada Pemerintah daerah, Instansi terkait dan Pemerintah Pusat untuk memberikan data dan fakta real dilapangan atas Musibah yang dialami masyarakat nelayan tradisional.

“Selanjutnya forum ini akan mengadakan Lomba Amal Mancing ditepian Pulau Kabung di bulan Desember, dimana hasil dari kegiatan ini akan di bagikan kepada warga yang ditimpa musibah bagan tempat mencari ikannya hancur di terpa badai dan gelombang” katanya saat ditemui wartawan.
Dengan ramainya kunjungan orang yang datang ke Pulau Kabung, maka akan dapat membantu perekonomian warga pulau kabung, pemancing sendiei akan menginap di setiap rumah warga, dari biaya pendaftaran dana konsumsi dan penginapan akan langsung diberikan kepada warga yang menampung peserta mancing tersebut dirumahnya.

“Ditwmpat yang berbeda saat di konfirmasi melalui Ketua Ormas KITA Kalimantan Barat, H Makhrus Effendi mengatakan “Alhamdulillaah dg terbentuknya FMP3 di Kabupaten Bengkayang menjadi bukti kepedulian anak bangsa terhadap sesama,”Organisasi
KITA,ungkap dia lagi turut senang dan bangga dg FMP3.
KITA berharap agar FMP3 bisa memaksimalkan potensi wilayah pesisir sebagai bentuk Ketahanan Nelayan dan Negara serta mampu bekerjasama deng pemerintahan daerah mulai dari tingkat desa sampai Pemerintah kabupaten dan provinsi maupun pusat.

“Jadikan wilayah tersbut sbg salah satu tempat wisata baru yg mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sehingga terasa dalam mengangkat ekonomi masyarakat Nelayan. KITA akan mendukung serta membantu baik kepada masyarakat Nelayan maupun FMP3 tegas ketua KERAPATAN INDONESIA TANAH AIR,(KITA) Kalbar.

“Sementara itu juga,awak media meminta tanggapan kepada ketua DPW KAMIJO (Lembaga Kader Militan Jokowi) Kalbar,Via telpon hp,Jono Darsono h.st menjelaskan kalau seluruh apayang diwacanakan oleh para relawan Jokowi/Mruf adalah bentuk kepedulian terhadap sesama dan gerakan memajukan bangsa demi mewujudkan Indonesia maju. DPW KMIJO KALBAR,Sangat mendukung segala bentuk kepedulian sesama demi kadialan sosial pemerataan pembangunan, maka dari itulah Kamijo Kalbar akan selalu membantu masyarakat yang membutuhkan dan akan selalu menjadi garda kedepan buat mewujudkan Nawacita Bapak Presiden Ir. Joko Widodo berserta jajaran Mentri-mentri kabinet kerja jilid dua yang ada,Jono Darsono juga meminta agar pemerintah daerah tidak menutup-nutupi segala kekurangan yang ada demi kemanusiaan kepada pemerintah pusat,agar pemerintah pusat dapat memberikan solusinya.

“Jono yang juga Aktivis Muda Kalbar Pemerharti masyarakat pedalaman pengamat pembangunan kusus kalabr ini,akan selalu bersama-sama bersatu padu dengan seluruh relawan Jokowi/Maruf mendorong progaram-progarm nyata pemerintah pusat dikalimantan barat agar semua apayang diinginkan bapak presiden tercapai dan bisa langsung kepada masyarakat serta tepat sasaran tegas Jono kepada awak media. (Toge/red)

Post Author: Redaksi

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *