IMG-20260406-WA0028
Kabar Internasional

STKIP Taman Siswa Bima Gelar Seminar Internasional, Bekali Mahasiswa Hadapi Program Mobilitas Global

Bima, NTB — STKIP Taman Siswa Bima menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk Sharing Session: Exchange and Mobility Programs secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dan difokuskan pada pembekalan mahasiswa yang akan mengikuti program mobilitas internasional, khususnya ke Malaysia.

Seminar dibuka secara resmi oleh Ketua Assoc. Prof. Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si. Dalam sambutannya, menegaskan bahwa program internasional merupakan bagian strategis dalam meningkatkan kualitas akademik sekaligus daya saing mahasiswa di tingkat global.

“Program mobilitas internasional bukan sekadar pengalaman akademik, tetapi juga sarana membangun karakter, wawasan global, dan jejaring internasional mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun ini, kampus memberikan beasiswa kepada tujuh mahasiswa untuk mengikuti program mobilitas ke Malaysia. Kehadiran narasumber berpengalaman dinilai penting untuk memberikan gambaran nyata terkait kehidupan akademik dan sosial di luar negeri.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari komunitas internasional VOICE, yakni Romi Setiawan dan Haidar Putra.

Dalam pemaparannya, Romi Setiawan menjelaskan secara komprehensif mengenai program exchange dan mobility, mulai dari alur pendaftaran hingga pengalaman selama mengikuti program di Malaysia. Ia menekankan bahwa program tersebut memberikan berbagai manfaat, seperti peningkatan wawasan internasional, kemampuan adaptasi, serta penguatan kompetensi akademik dan nonakademik.

“Secara budaya, Indonesia dan Malaysia tidak memiliki perbedaan yang signifikan, sehingga mahasiswa relatif lebih mudah beradaptasi,” jelasnya.

Sementara itu, Haidar Putra memaparkan peran VOICE sebagai organisasi non-pemerintah yang berfokus pada pengembangan kemampuan bahasa Inggris secara praktis dan aplikatif. Ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris menjadi kunci utama dalam mengakses berbagai peluang internasional.

“Bahasa Inggris bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga menjadi tiket untuk membuka kesempatan global,” tegas Haidar.

Ia juga berbagi pengalaman pribadi mengikuti berbagai program mobilitas internasional di sejumlah negara, yang memberikan wawasan nyata mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi mahasiswa di luar negeri.

Seminar yang dimoderatori oleh Ika Suciwati, M.TESOL ini berlangsung interaktif. Peserta aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap program internasional.

Secara umum, kegiatan ini menghasilkan sejumlah poin penting, di antaranya meningkatnya pemahaman mahasiswa terkait program mobilitas, pentingnya persiapan akademik dan mental, serta penguatan komitmen kampus dalam mendorong internasionalisasi pendidikan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara STKIP Taman Siswa Bima dan VOICE dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa di tingkat global.

Seminar ditutup dengan penyampaian rangkuman oleh moderator serta apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta. Kegiatan berlangsung lancar dan diharapkan mampu menjadi bekal strategis bagi mahasiswa dalam menembus program studi di luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *