Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi – Di tengah semarak bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Jampangkulon menunjukkan komitmen tinggi dalam membangun silaturahmi dan kepedulian sosial. Kegiatan bakti sosial bertema “Berbagi Sesama” digelar pada Rabu, 11 Maret 2026, di Aula Kantor PC PGRI Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Acara ini diramaikan dengan berbagai kadeudeuh serta pembagian takjil yang menyuguhkan berbagai rasa, menciptakan suasana penuh bahagia bagi seluruh peserta.
Ketua PC PGRI Kecamatan Jampangkulon Adendi Supriadi, S. Pd. Gr menjelaskan bahwa program tahun ini melanjutkan tradisi positif organisasi dengan dua fokus utama. Pertama, pemberian kadeudeuh sebagai bingkisan Hari Lebaran untuk seluruh anggota PGRI, mulai dari pengurus, guru PAUD, SD, SMP, SMA, hingga SMK. Kedua, pembagian takjil yang kali ini diperluas untuk mencakup 114 guru dan tenaga kependidikan, selain masyarakat umum—sebuah peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya difokuskan pada masyarakat. “Tujuan kami adalah agar organisasi ini benar-benar peduli, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh anggota. Ini sejalan dengan visi PGRI untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas, dan kesejahteraan para pendidik,” ujar Adendi
Penasehat PGRI Kecamatan Jampangkulon, Ali Sutriono, turut merespons dengan harapan tulus atas kesempatan berbagi tersebut. “Alhamdulillah, PC PGRI Jampangkulon berhasil melaksanakan kegiatan berbagi dengan sesama, baik antar anggota PGRI maupun masyarakat luas. Program rutin ini di bulan Ramadhan telah memberikan dampak lebih luas tahun ini,” ujarnya, Ia menambahkan bahwa meski jumlahnya tidak besar secara materi, nilai empati dan kebersamaan yang ditumbuhkan sangat berharga. “Semoga di masa depan, PGRI dapat lebih eksis dan mengembangkan program-program yang lebih pesat lagi,” tutup Ali.
Acara ini menjadi cerminan semangat gotong royong PGRI dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan guru-guru di wilayah Jampangkulon, sekaligus memperkuat ikatan sosial di tengah tantangan zaman.



