Jampangkulon, Sukabumi – Halalbihalal dan Expose UPZ tingkat Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Aula Kecamatan, Selasa (9/4/2026). Mengusung tema “Perekat Kebersamaan”, kegiatan ini menjadi ajang strategis mempererat silaturahmi antara unsur pemerintah dan masyarakat pasca IdulFitri 1447 Hijriah.
Menurut Dading, pribadi mulia adalah yang berani mengakui kesalahan, meminta maaf, serta lapang dada memberi maaf. “Halalbihalal mengajarkan kita untuk meluruskan yang kusut, menjernihkan yang keruh, dan melebur kesalahan agar hubungan kembali harmonis seperti sediakala,” tegasnya.
Ia yang dikenal dengan tagline ‘Nyate Bos’ – Nyaman, Tentram, Bari Orangna Someah – juga mengajak masyarakat menjaga nilai kebaikan selama Ramadan dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. “Jangan berhenti berdoa, karena doa adalah kekuatan kita dalam menjaga ketenangan dan kebersamaan,” pesannya.
Ketua UPZ Kecamatan Jampangkulon, Aden Dermawan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkolaborasi. “Alhamdulillah untuk tahun 2026/1447 H, UPZ Kecamatan Jampangkulon berkolaborasi dengan Camat dan Kepala KUA menggelar ekspos UPZ. Capaian tahun ini ada kenaikan sekitar 6 persen dibanding tahun lalu,” ungkap Aden.
Ia menyebut jika tahun sebelumnya pengumpulan zakat, infak, dan sedekah mencapai sekitar Rp60 juta, tahun ini jumlahnya meningkat. Dana tersebut disalurkan untuk imam masjid yang membantu kinerja UPZ dengan alokasi dua orang per desa, santunan anak yatim, mualaf, dan program rutilahu.
“Harapan kami masyarakat Jampangkulon bisa mengimplementasikan pesan Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, yaitu Bebeza, Berdaya, Bersama Zakat,” tutup Aden.
Halalbihalal ini diharapkan menjadi titik awal memperkuat persatuan dan membangun kehidupan masyarakat Kecamatan Jampangkulon yang harmonis, rukun, dan penuh toleransi.



