JEPARA – Hasil pemantauan harian harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dan komoditas strategis di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jepara menunjukkan kondisi yang relatif stabil, khususnya pada komoditas daging dan cabai, Selasa (10/3/2026).
Pemantauan rutin dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara di sejumlah pasar, di antaranya Pasar Jepara II, Pasar Bangsri, dan Pasar Pecangaan.
Kepala Disperindag Jepara, Anjar Jambore Widodo, mengatakan monitoring harga dilakukan setiap hari guna memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok serta mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga di pasar.
“Harga daging sapi tercatat stabil dengan rata-rata sekitar Rp98.333 per kilogram. Sementara harga daging ayam ras atau broiler berada di kisaran Rp40.000 per kilogram,” ujar Anjar.
Untuk komoditas cabai, harga cabai merah besar terpantau berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah berada di kisaran Rp80.667 per kilogram. Harga tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan pemantauan hari sebelumnya,” imbuhnya.
Selain daging dan cabai, sejumlah komoditas utama lainnya juga menunjukkan stabilitas harga. Beras premium tercatat Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.000 per kilogram, dan gula pasir kristal putih Rp17.000 per kilogram.
Minyak goreng curah berada pada kisaran Rp17.500 hingga Rp18.000 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan rakyat (Minyakita) stabil di harga Rp15.500 per liter.
Anjar juga mengklompokan Pada kelompok bumbu dapur, harga bawang merah tercatat rata-rata Rp43.000 per kilogram dan bawang putih sekitar Rp31.333 per kilogram.
Sementara itu, komoditas protein lainnya seperti telur ayam ras tercatat rata-rata Rp29.333 per kilogram. Harga tempe dan tahu juga stabil masing-masing di kisaran Rp13.000 dan Rp11.000 per kilogram.
Selain bahan pangan, pemantauan juga mencakup barang penting seperti LPG. Harga LPG 3 kilogram terpantau stabil di kisaran Rp20.000 per tabung, sedangkan LPG 12 kilogram berada pada kisaran Rp220.000 per tabung terhitung masih dalam batas kewajaran.
Secara umum, ketersediaan komoditas di pasar tradisional Kabupaten Jepara masih dalam kondisi cukup dan distribusi berjalan lancar.
Pemerintah daerah melalui instansi terkait akan terus melakukan pemantauan rutin guna menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang Hari Raya Idulfitri.



