Karawang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) X (Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta), Dea Eka Rizaldi, S.H., menggelar kegiatan Reses I tahun sidang 2025-2026.
Pasalnya, acara tersebut berlangsung khidmat di aula kantor Desa Walahar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, dan dihadiri oleh masyarakat setempat, tokoh masyarakat, serta aparat desa.
Kegiatan reses ini merupakan agenda rutin dan wajib bagi anggota legislatif sebagai jembatan komunikasi untuk mendengarkan secara langsung aspirasi, masukan, kritik, serta harapan dari konstituen di daerah pemilihan masing-masing.
Dalam sambutannya, Dea Eka Rizaldi menyampaikan pentingnya kegiatan reses sebagai sarana untuk memastikan suara rakyat tersampaikan langsung ke meja legislatif di tingkat provinsi. Ia menekankan komitmennya untuk mengawal setiap usulan yang masuk demi kemajuan wilayah Karawang, khususnya Desa Walahar.
“Kehadiran saya di sini adalah untuk mendengar langsung apa yang menjadi prioritas kebutuhan warga Desa Walahar. Catatan dari pertemuan ini akan menjadi bahan utama kami dalam merumuskan kebijakan dan mengalokasikan anggaran di Provinsi Jawa Barat,” ujar Dea, politisi muda dari Fraksi Partai Gerindra.
Berbagai aspirasi muncul dalam sesi dialog interaktif. Mayoritas warga mengemukakan persoalan klasik namun mendesak, seperti perbaikan infrastruktur jalan desa, optimalisasi saluran irigasi untuk pertanian, serta peningkatan kualitas layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan. Isu mengenai ketersediaan air bersih dan penanganan masalah sampah juga menjadi perhatian utama yang disampaikan oleh masyarakat setempat.
Menanggapi hal tersebut, Dea Eka Rizaldi berjanji akan menindaklanjuti dan mengawal aspirasi tersebut melalui mekanisme yang ada di DPRD Provinsi Jawa Barat. Ia memastikan bahwa usulan dari Desa Walahar akan dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat tahun mendatang.
“Kami akan prioritaskan usulan yang paling mendesak. Proses penganggaran memang bertahap, namun kami pastikan aspirasi ini tidak hanya sebatas janji. Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan Karawang yang lebih baik,” tegas Dea di akhir sesi acara.
Kegiatan reses berjalan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku, dan diakhiri dengan sesi foto bersama serta penyerahan cinderamata kepada perwakilan masyarakat.



