Bima – STKIP Taman Siswa Bima terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dosen dan pembelajaran. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui Seminar Nasional bertajuk “Menjadi Pendidik Idaman” yang digelar bersama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam membangun iklim akademik yang sehat sekaligus memastikan ketercapaian capaian pembelajaran lulusan (CPL) di setiap program studi. Seminar diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi swasta wilayah Bima dan Dompu, dosen Pembimbing Akademik, serta para pendidik dari Kota dan Kabupaten Bima.
Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si., menegaskan bahwa peningkatan kualitas dosen merupakan prioritas utama kampus dalam menjaga kepercayaan publik terhadap mutu pendidikan tinggi.
“Seminar ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi bagian dari ikhtiar serius kami untuk menyiapkan dosen yang profesional, berkarakter, dan mampu mewujudkan CPL secara nyata di ruang kelas,” ujarnya.
Ia menambahkan, STKIP Taman Siswa Bima secara konsisten mendorong penguatan kompetensi pedagogik dosen melalui berbagai program pengembangan, termasuk sertifikasi PEKERTI. Dalam dua tahun terakhir, tercatat 38 dosen dan tenaga pengajar telah memperoleh sertifikat PEKERTI, sebagai bukti keseriusan institusi dalam menjaga standar mutu pendidik.
Kolaborasi dengan Universitas Ahmad Dahlan, menurut Ibnu Khaldun, menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik sekaligus memastikan kegiatan keilmuan yang dihadirkan relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.
Sementara itu, Wakil Dekan I FKIP UAD, Prof. Suyatno, yang juga adalah pembicara, mengapresiasi langkah STKIP Taman Siswa Bima yang dinilainya terus menunjukkan perkembangan positif di wilayah LLDIKTI VIII. Khususnya sebagai perguruan tinggi swasta di kawasan Bima dan Dompu.
“Perkembangan tersebut lahir dari komitmen institusi dalam membangun kolaborasi akademik dan menjaga mutu dosen serta pembelajaran,” ungkapnya.
Seminar nasional ini menghadirkan Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., dosen Bimbingan dan Konseling UAD, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pendidik idaman tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga oleh keteladanan, empati, dan kemampuan membangun relasi edukatif yang humanis dengan peserta didik.
Diskusi berlangsung interaktif dan dimoderatori oleh Ika Suciwati, M.TESOL, alumni Universitas Ahmad Dahlan, yang memandu jalannya seminar secara dinamis.
Melalui kegiatan ini, STKIP Taman Siswa Bima berharap kehadiran dosen-dosen yang terus ditingkatkan kompetensinya dapat memberi kepastian kualitas pendidikan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai pusat pengembangan pendidik profesional di wilayah Bima dan sekitarnya.



